BPPT Buat Keramba Apung Plastik Tahan Lama

Januari 21, 2011

Salah satu persoalan dalam pembuatan keramba apung saat ini adalah masa pakainya yang relatif pendek. Keramba apung dari kayu cepat lapuk, sedangkan dari drum cepat berkarat karena lama terendam di air. Namun, Sentra Teknologi Polimer (STP) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) kini menemukan solusinya, yaitu keramba terapung dari plastik yang bisa tahan sampai 50 tahun. Meski demikian, disarankan agar setiap 15 tahun keramba itu ditinjau ulang. ”Keramba ini pun dengan mudah dibongkar pasang sehingga dapat digunakan di sungai, danau, bahkan perairan di laut,” kata Rachmat Wijaya, perekayasa keramba apung plastik dari STP BPPT di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) Serpong, Tangerang Selatan pada 13 Januari 2011.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

IPB Temukan Teknologi Penghitung Benih Ikan Lebih Cepat

September 20, 2010

Gambar mesin penghitung nener/benih ikan (Fry Counter) buatan IPB.  (Keuntungan: Akurasi & Kecepatan tinggi, High Efficiency, Low Power, Features: Accuracy 98%, user friendly, High Capacit)

BOGOR–MI: Tim peneliti dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor berhasil menemukan teknologi tepat guna untuk menghitung benih ikan secara cepat dan tepat.

“Teknologi terbaru yang ditemukan peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) diberi nama Fry Counter atau penghitung nener/benih ikan,” kata Ayi Rakhmat SPi MSi, seorang anggota tim peneliti FPIK IPB, Senin (13/9), di Bogor. Dengan teknologi tersebut, petani ikan bisa berhemat waktu dan tenaga untuk menghitung benih ikan yang hendak dijualbelikan.

Baca entri selengkapnya »