Ekranoplan

Peluncuran WiSE Belibis yang dilakukan Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman dilakukan untuk menghormati salah satu inovatornya, almarhum Said D Jenie, kepala BPPT yang wafat 11 Juli 2008 lalu. Said merupakan satu dari 100 inovator pilihan yang memiliki banyak rancangan.

Menurut peneliti dari Pusat Teknologi Industri dan Sistem Transportasi BPPT Iskendar, WiSE merupakan suatu alternatif sarana transportasi yang sesuai dengan kondisi geografis Indonesia.

Kapal bersayap berpenumpang delapan orang itu, lanjut Iskendar, mampu terbang pada ketinggian sekitar 2 meter di atas permukaan air, kecepatan maksimal 60 knot, dengan lama penerbangan 6 jam nonsetop.

WiSE memanfaatkan fenomena ground effect, yaitu bantalan dinamik yang timbul ketika wahana terbang sangat rendah di permukaan sehingga bisa meningkatkan rasio daya angkat, dan daya hambat yang menghasilkan efisiensi bahan bakar, yang lebih baik daripada pesawat konvensional.

Selain itu, WiSE memiliki kemampuan lepas landas dan mendarat di air. Dengan begitu, pesawat hanya membutuhkan dermaga modifikasi untuk merapat, dan memudahkan pendaratan di pulau-pulau yang tidak memiliki fasilitas bandara udara. Menurut rencana, Belinis siap menjalani uji layar terbang yang dilaksanakan di Bojanegara, Teluk Banten. (*/Ant/H-3).

(Sumber:http://www.indoflyer.net)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: