IPB Temukan Teknologi Penghitung Benih Ikan Lebih Cepat

Gambar mesin penghitung nener/benih ikan (Fry Counter) buatan IPB.  (Keuntungan: Akurasi & Kecepatan tinggi, High Efficiency, Low Power, Features: Accuracy 98%, user friendly, High Capacit)

BOGOR–MI: Tim peneliti dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor berhasil menemukan teknologi tepat guna untuk menghitung benih ikan secara cepat dan tepat.

“Teknologi terbaru yang ditemukan peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) diberi nama Fry Counter atau penghitung nener/benih ikan,” kata Ayi Rakhmat SPi MSi, seorang anggota tim peneliti FPIK IPB, Senin (13/9), di Bogor. Dengan teknologi tersebut, petani ikan bisa berhemat waktu dan tenaga untuk menghitung benih ikan yang hendak dijualbelikan.

Produk Fry Counter merupakan jawaban atas masalah-masalah yang sering dikeluhkan oleh para pengusaha benih ikan pada proses penanganan pascapanen di bidang perikanan. Penelitian tentang Fry Counter dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan terhadap proses kegiatan produksi pada pembenihan ikan patin yang masih tidak efisien.

Dalam proses produksi tersebut, lanjut dia, kegiatan penghitungan benih yang biasa diperjual belikan pada saat larva masih dilakukan secara manual. Padahal, jumlah yang dihitung mencapai puluhan sampai ratusan ribu ekor. “Proses penghitungan manual ini membutuhkan waktu lama, sehingga kurang efesien,” katanya.

Dengan penghitungan manual, kata Ayi Rakhmat, petani ikan membutuhkan waktu satu sampai dua hari untuk 50 ribu ekor ikan yang dihitung dengan tenaga kerja tiga sampai empat orang dengan rata-rata kerja lima jam per hari. Angka 50 ribu ini merupakan angka terkecil yang biasa dilakukan petani.

Jika benih ikan yang dihitung mencapai ratusan ribu ekor, waktu yang dibutuhkan lebih lama dan biaya yang dikeluarkan lebih mahal lagi. (Ant/OL-5)

mediaindonesia, abarky.blogspot.com

Iklan

9 Responses to IPB Temukan Teknologi Penghitung Benih Ikan Lebih Cepat

  1. Asep Saefulloh berkata:

    Sistem penghitungannya berdasarkan apa, menggunakan sensor apa? Bisa tidak digunakan untuk menghitung benur udang ukuran 10-15 mm.

    Terima Kasih

  2. pia berkata:

    Slamat sore, saya tertarik untuk menghitung benih ikan lele. Berapa harganya dan bagaimana cara mendapatkannya? Terimakasih banyak.

  3. angga berkata:

    bagaimana cara pesannya dan dimana pesannya..??? sekalian harganya

  4. frenki berkata:

    ass…
    sistemnya perhitungannya bagaimana,sensornya menggunakan apa..?

  5. hary berkata:

    harganya berapa, saya penjual benih ikan, saya butuh alat itu, minta info harganya

  6. Musa berkata:

    alat perhitungannya menggunakan sensor apamaster?

  7. masrul berkata:

    selamat siang, pak saya berminat alat penghitung bibit ikan tersebut,harganya berapa dan dimana saya bias membelinya? Terima kasih atas informasinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: